Sebenarnya film ini di negara asalnya, Amerika, dinamakan Tangled, bukan Rapunzel. Melihat pengalaman film animasi musikal Disney sebelumnya, The Princess and the Frog di tahun 2009, film yang awalnya sudah diberi nama Rapunzel diubah namanya menjadi Tangled, dengan harapan judulnya lebih netral dan mengangkat tokoh utama selain Rapunzel, yaitu Flynn Rider. Di Indonesia sendiri kalau dilihat dari jadwal pemutaran film ditulis sebagai ‘Rapunzel’, namun jika kita sudah sampai di bioskop, setiap poster yang ada tidak bertuliskan ‘Rapunzel’, melainkan ‘Tangled’.
Tangled ini adalah film animasi ke 50 dari seri Walt Disney Animated Classics, dan juga film animasi yang termahal sampai saat ini, dengan anggaran 260 juta dolar. Sebagai pembanding, film Avatar buatan James Cameron yang bagi saya merupakan suatu terobosan dalam hal film hibrid antara live action dengan animasi, anggarannya adalah 237 juta dolar, masih kalah ketimbang biaya pembuatan Tangled.
Film Tangled ini sendiri dibuat berdasarkan dongeng Rapunzel yang dikumpulkan oleh Grimm bersaudara dari Jerman. Dongeng aslinya menceritakan tentang pasangan keluarga yang hidup berdampingan dengan sebuah kebun milik seorang penyihir, Dame Gothel. Saat hamil, sang istri mengidam tanaman rapunzel (semacam lobak) yang tumbuh di kebun tersebut, dan suaminya terpaksa mencuri tanaman tersebut di malam hari. Dame Gothel menangkap basah sang suami, dan bersedia melepasnya dengan syarat saat anaknya lahir, harus segera diserahkan ke Dame Gothel.
Setelah dilahirkan, Rapunzel langsung diserahkan ke Dame Gothel dan dipelihara sepertinya anaknya sendiri. Saat berumur 12 tahun, Rapunzel ditaruh dalam sebuah menara tanpa tangga, dan satu-satunya cara untuk menaiki menara tersebut adalah dengan meminta Rapunzel mengulurkan rambutnya yang sangat panjang keluar jendela menara agar bisa dipakai sebagai alat untuk memanjat.
Suatu ketika, ada seorang pangeran yang tertarik mendekati menara ketika mendengar Rapunzel menyanyi, dan akhirnya jatuh cinta pada Rapunzel. Dame Gothel tidak menyetujui hubungan mereka, dan mengusir Rapunzel setelah memotong rambutnya yang panjang, dan menipu sang pangeran dengan potongan rambut Rapunzel agar naik ke menara, dan karena kaget melihat bukan Rapunzel melainkan Dame Gothel yang ada di menara, sang pangeran terjatuh dan matanya buta akibat terkena duri tanaman.
Dame Gothel sendiri terjebak di dalam menara setelah potongan rambut Rapunzel terlepas dari pegangannya. Sang pangeran, dalam kondisi buta, melanglang di dalam hutan selama berbulan-bulan, dan akhirnya bisa kembali bertemu dengan Rapunzel saat dia mendengar suara nyanyian Rapunzel. Titik air mata Rapunzel saat mereka bertemu ternyata bisa menyembuhkan kebutaan sang pangeran.
Film Tangled sendiri tidak sama persis dengan dongeng Rapunzel ini, ada banyak perbedaan, terutama benang merah cerita yang di versi Disney adalah bunga ajaib yang berasal dari tetesan matahari yang jatuh ke bumi. Bunga ajaib ini yang ditemukan dan disembunyikan oleh Dame Gothel, dan membuatnya bisa awet muda akibat keajaiban bunga tersebut yang mampu menyembuhkan segala penyakit.
Pasangan orang tua Rapunzel berganti menjadi pasangan Raja dan Ratu, pangerannya diganti menjadi seorang pencuri ulung bernama Flynn Rider, yang disuarakan oleh Zachary Levi, si bintang utama serial Chuck, dan bermain di film Alvin & The Chipmunks The Squeakquel sebagai Toby, keponakan Dave. Rapunzel sendiri disuarakan oleh Mandy Moore, yang terkenal dengan lagunya I Wanna Be with You di tahun 2000. Mother Gothel disuarakan oleh Donna Murphy, bagi penggemar Star Trek mungkin ingat dia saat bermain di film Star Trek: Insurrection sebagai Anij, salah satu pemimpin bangsa Ba’ku yang menjalin hubungan romantis dengan Kapten Picard.