- "Spektrum warna alami, seperti ungu, nila, biru, hijau, kuning, jingga dan merah, sangat penting untuk pemeliharaan kesehatan dan penyembuhan penyakit. Misalnya warna biru, dapat memberi efek menenangkan dan merah dapat merangsang daya manusia."
- "Menghirup madu yang mengandung campuran 'tinggi' alkohol, minyak halus dan uap, dapat memberi efek menenangkan dan menipiskan akumulasi mukosa pada penderita asma. Selain dihirup, penderita asma juga dapat mengonsumsi madu secara langsung dengan susu atau air."
- "Yoghurt berfungsi sangat baik sebagai makanan pereda stres. Yoghurt yang kaya akan vitamin A, B kompleks dan D juga dapat meredakan insomnia, migrain dan kram yang berhubungan dengan menstruasi."
- "Semangka adalah salah satu pelindung bagi penderita tekanan darah tinggi. Hal ini karena zat biji yang diekstrak dari semangka memiliki suatu kemampuan untuk melebarkan pembuluh darah sehingga dapat menurunkan tekanan darah."
- "Mengunyah jambu biji mentah adalah tonik yang sangat baik untuk gigi dan gusi. Ini menghentikan pendarahan dari gusi karena memiliki efek styptic (menguncupkan jaringan atau pembuluh darah) dan kaya akan vitamin C."
- "Jus wortel yang dikombinasikan dengan jus bayam dapat juga bermanfaat dalam pengobatan gastritis (maag). Caranya, campur 200 ml jus bayam dengan 300 ml jus wortel, diminum setiap hari."
- "Makan kecambah (taoge) adalah cara yang sangat mudah untuk mendapatkan konsentrat vitamin, mineral dan enzim. Kecambah mengandung banyak serat dan air sehingga sangat membantu dalam mengatasi sembelit."
- "Tempelkan es batu ke bagian punggung yang sakit. Dengan segera rasa nyeri punggung akan membaik seiring dengan cairnya es batu tersebut. Es batu yang ditaruh di leher dan pelipis juga bisa meredakan sakit kepala."
- "Makanlah buah lengkeng 250 gram setiap hari setelah mengalami sakit. Buah lengkeng dapat memperkuat limpa, meningkatkan produksi darah merah, menambah nafsu makan dan menambah tenaga, sehingga sangat baik dikonsumsi untuk proses pemulihan stamina sehabis sakit."
- "Minum air kelapa dapat mencegah dehidrasi dan kelelahan. Air kelapa adalah minuman isotonik alami yang membantu mengisi cairan dan hilangnya garam alami yang dilepaskan oleh tubuh."
- TO BE CONTINUE... hehehe ^^
Thursday, August 12, 2010
Did you know?
artikel PENTING!
Rabu, 11/08/2010 18:00 WIB
Jakarta, Tak sedikit orang yang memilih tidur setelah sahur biar tak mengantuk saat beraktivitas pagi harinya. Hati-hati, tidur usai sahur tidaklah baik untuk kesehatan. Namun, ada cara sehat bila ingin tidur habis sahur.
Tidur setelah makan tidaklah sehat menurut ilmu kedokteran. Hal ini karena sistem pencernaan masih belum selesai mengerjakan tugasnya, terutama lambung.
"Setelah makan, makanan akan disimpan di dalam lambung. Nah, ketika Anda langsung tidur, maka makanan itu akan berbalik arah lagi ke atas," ujar Dr.H.Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH,MMB,FINASIM, dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Penyakit Lambung dan Pencernaan, FKUI-RSCM, saat dihubungi detikHealth, Rabu (11/8/2010).
Menurut Dr Ari, kondisi ini disebut dengan refluks esofagus atau esophageal reflux, yaitu kembalinya makanan dari lambung ke dalam esofagus (saluran yang mengangkut makanan dari mulut ke perut).
Bila kondisi ini terjadi, maka makanan yang baru saja mencapai lambung akan berbalik arah menuju ke kerongkongan. Selain itu, tentu saja ada asam lambung yang terbawa oleh makanan tersebut.
Akibatnya, kerongkongan akan terasa kering, panas, kadang membuat orang merasa mual, mulas dan ingin muntah karena ada makanan yang berbalik arah. Hal ini akan semakin parah bila orang tersebut sudah menderita penyakit maag atau tungkak lambung.
Dilansir dari MedicineNet.com, makanan di perut sebagian dicerna oleh asam lambung dan enzim. Biasanya, sebagian kandungan asam lambung disampaikan oleh otot perut ke dalam usus kecil untuk pencernaan lebih lanjut.
Namun, dalam kondisi refluks esofagus, kandungan asam mundur sampai ke kerongkongan, kadang-kadang mencapai saluran pernapasan, yang dapat menyebabkan inflamasi (peradangan), kerusakan pada kerongkongan, paru-paru dan laring (kotak suara).
Proses keseluruhan secara medis disebut gastroesophageal reflux disease (GERD). Sebesar 10 persen dari penderita GERD pengembangkan Barret esofagus dan dapat meningkatkan risiko terkena kanker kerongkongan.
"Lambung kita kan kosong dalam waktu 6 jam atau 4 jam untuk makanan yang lebih ringan. Maka, setidaknya beri waktu lambung untuk mulai mencerna makanan, setidaknya lebih dari 1 jam setelah makan," ungkap dokter sekaligus Wakil Sekjen PAPDI (Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia).
Tapi bila Anda merasa sangat mengantuk, Dr Ari merekomendasikan beberapa cara sehat tidur usai sahur, yaitu:
1. Tidur 1-2 jam setelah makan
"Bila sahur jam 3-an, terus jangan langsung tidur. Kan bisa menunggu sampai adzan subuh, sekitar jam 5. Setelah itu Anda baru bisa tidur," jelas Dr Ari.
2. Tidur dengan bantal ditinggikan
Bila Anda tidur tanpa bantal, maka dikhawatirkan ada gaya gravitasi yang membuat makanan dari lambung berbalik arah ke kerongkongan.
3. Tidur setengah duduk (tidak berbaring) bila Anda sudah merasa sangat mengantuk
4. Tidak makan makanan yang sulit dicerna, seperti makanan berlemak.
Jangan Langsung Tidur Sehabis Sahur
Merry Wahyuningsih - detikHealth
Jakarta, Tak sedikit orang yang memilih tidur setelah sahur biar tak mengantuk saat beraktivitas pagi harinya. Hati-hati, tidur usai sahur tidaklah baik untuk kesehatan. Namun, ada cara sehat bila ingin tidur habis sahur.
Tidur setelah makan tidaklah sehat menurut ilmu kedokteran. Hal ini karena sistem pencernaan masih belum selesai mengerjakan tugasnya, terutama lambung.
"Setelah makan, makanan akan disimpan di dalam lambung. Nah, ketika Anda langsung tidur, maka makanan itu akan berbalik arah lagi ke atas," ujar Dr.H.Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH,MMB,FINASIM, dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Penyakit Lambung dan Pencernaan, FKUI-RSCM, saat dihubungi detikHealth, Rabu (11/8/2010).
Menurut Dr Ari, kondisi ini disebut dengan refluks esofagus atau esophageal reflux, yaitu kembalinya makanan dari lambung ke dalam esofagus (saluran yang mengangkut makanan dari mulut ke perut).
Bila kondisi ini terjadi, maka makanan yang baru saja mencapai lambung akan berbalik arah menuju ke kerongkongan. Selain itu, tentu saja ada asam lambung yang terbawa oleh makanan tersebut.
Akibatnya, kerongkongan akan terasa kering, panas, kadang membuat orang merasa mual, mulas dan ingin muntah karena ada makanan yang berbalik arah. Hal ini akan semakin parah bila orang tersebut sudah menderita penyakit maag atau tungkak lambung.
Dilansir dari MedicineNet.com, makanan di perut sebagian dicerna oleh asam lambung dan enzim. Biasanya, sebagian kandungan asam lambung disampaikan oleh otot perut ke dalam usus kecil untuk pencernaan lebih lanjut.
Namun, dalam kondisi refluks esofagus, kandungan asam mundur sampai ke kerongkongan, kadang-kadang mencapai saluran pernapasan, yang dapat menyebabkan inflamasi (peradangan), kerusakan pada kerongkongan, paru-paru dan laring (kotak suara).
Proses keseluruhan secara medis disebut gastroesophageal reflux disease (GERD). Sebesar 10 persen dari penderita GERD pengembangkan Barret esofagus dan dapat meningkatkan risiko terkena kanker kerongkongan.
"Lambung kita kan kosong dalam waktu 6 jam atau 4 jam untuk makanan yang lebih ringan. Maka, setidaknya beri waktu lambung untuk mulai mencerna makanan, setidaknya lebih dari 1 jam setelah makan," ungkap dokter sekaligus Wakil Sekjen PAPDI (Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia).
Tapi bila Anda merasa sangat mengantuk, Dr Ari merekomendasikan beberapa cara sehat tidur usai sahur, yaitu:
1. Tidur 1-2 jam setelah makan
"Bila sahur jam 3-an, terus jangan langsung tidur. Kan bisa menunggu sampai adzan subuh, sekitar jam 5. Setelah itu Anda baru bisa tidur," jelas Dr Ari.
2. Tidur dengan bantal ditinggikan
Bila Anda tidur tanpa bantal, maka dikhawatirkan ada gaya gravitasi yang membuat makanan dari lambung berbalik arah ke kerongkongan.
3. Tidur setengah duduk (tidak berbaring) bila Anda sudah merasa sangat mengantuk
4. Tidak makan makanan yang sulit dicerna, seperti makanan berlemak.
Monday, August 09, 2010
Happy blessed Ramadhan 1431 H
Pedih, suka, duka, menemani hari-hari kita... semua, kadang lelah, kadang ceria, kadang kecewa, marah, kesal.. tiada hari tanpa update perasaan. Kita adalah seorang bintang utama dalam film yang kita mainkan setiap hari dan penontonnya adalah para malaikat yang mencatat setiap tingkah laku kita, yaitu malaikat Rakib dan Atid yang melihat kita menangis, tertawa, kesal, berbohong, marah, dan sikap perilaku kita yang lain... Bulan suci telah tiba, laksana menunggu di setiap senja, berkumandang adzan untuk melepas dahaga yang mendera. Bulan suci telah tiba, amalkanlah setiap detik hari-hari kita dengan amal-amal kebaikan yang kita tabung. Desir sepoi angin menemani setiap napas yang Allah SWT berikan, gunakanlah setiap tarikan napas kita dengan sejuta cita, cinta dan keceriaan, jangan jadikan suatu hal adalah masalah, hadapi dengan senyum walau sesulit apapun masalah itu, jadikanlah itu kesempatan kita mendapat pahala. Mungkin banyak untaian tingkah pilu, kesal di masa lalu. Mohon maaf lahir dan batin ya...
^____^
Why is it important?
It's further to the last entry about heart :) hehe..
=> The human heart is about the size of a fist and has a mass of between 250 and 350 grams. It is located anterior to the vertebral column and posterior to the sternum.
It is enclosed in a double-walled sac called the pericardium. The superficial part of this sac is called the fibrous pericardium. This sac protects the heart, anchors its surrounding structures, and prevents overfilling of the heart with blood.
The outer wall of the human heart is composed of three layers. The outer layer is called the epicardium, or visceral pericardium since it is also the inner wall of the pericardium. The middle layer is called the myocardium and is composed of muscle which contracts. The inner layer is called the endocardium and is in contact with the blood that the heart pumps. Also, it merges with the inner lining (endothelium) of blood vessels and covers heart valves.
The human heart has four chambers, two superior atria and two inferior ventricles. The atria are the receiving chambers and the ventricles are the discharging chambers. The right ventricle discharges into the lungs to oxygenate the blood. The left ventricle discharges its blood toward the rest of the body via the aorta.
The pathway of blood through the human heart consists of a pulmonary circuit and a systemic circuit. Blood flows through the heart in one direction, from the atria to the ventricles, and out of the great arteries, or the aorta for example. This is done by four valves which are the tricuspid valve, the mitral valve, the aortic valve, and the pulmonary valve.
Sunday, August 08, 2010
Preface :)
Finally,! I finished my blog .. I really quite confused as well .. hehehe! because this is the first time I've created my own blog with patience and struggle.. hehehe! thanks for you've seen my simple blog... hopefully useful, although it's not really good.. I'll develop it over time as i can.. hehe because we have to go through the process to achieve our destination, all right? hehehe :) Remember that life is made up of little things. Nice to meet you and Thanks a lot,!
Friday, August 06, 2010
Moon Orchid Flower
Actually, this is my english assignment.. about Report Text :)
You may correction this entry...
=> Phalaenopsis amabilis, commonly known as the Moon Orchid, is a species of orchid. This species is usually found in the eastern to southeastern regions of Asia . Plants in this genus are typically widespread in the areas of eastern Asia, such as China and Indonesia. This particular species wide-ranges from Indonesia to Australia . In fact, this species is one of Indonesia 's national flowers (along with Jasminum sambac and Rafflesia arnoldii).
Plants of this genus have a uniform structure that makes the identification easy for novice botanists. Phalaenopsis amabilis, like most of the other species in this genus, has a short stem. This is believed to be an adaptation to gain the light requirements needed to grow. The rooting of Phalaenopsis amabilis is usually unbranched. The only times it would be branched are if the roots are damaged or if the individual has gotten old in age. The leaves of Phalaenopsis amabilis are green with long shape. The moon orchid's flower is showy, membranous, white, the lip (the petals of an orchid) which is three-lobed, and the callus are a variety of yellow and red depending on the individual plant. It is able to bloom for a long period of time and can grow up to 10 cm in diameter and more.
Phalaenopsis amabilis reproduces sexually through pollination. This plant grows its flower to attract the pollinator. It is generally pollinated by large carpenter bees from the genus Xylcopa. For this particular species in the Phalaenopsis genus the pollination frequency and success rate is high (about 50%).
Phalaenopsis amabilis and the other species in the same genus grow naturally in three distinct habitats. The first is in seasonally dry areas, then seasonally cool areas and humid areas. For the seasonally dry habitats, Phalaenopsis species have an extreme adaptation in dry habitats by losing its leaves. They do this because in dry habitats, leaves are a serious liability when water isn't easily accessible. This adaptation typically occurs in species found outside the Himalayan region. For the habitats that are seasonally cool areas, these plant have a strong dormant rest period. In this dormant period, the plants have protection from the cold due to the high carbon to nitrogen ratio and low water content on the leaf tissue. The humid habitats are the most common places that someone can find many of the Phalaenopsis species. In this habitat, the species grow in the canopy evergreen forests, the species adaptation is growing leathery leaves to prevent desiccation and so that the plants can tolerate higher light levels than other species.
Subscribe to:
Comments (Atom)


